Paket Wisata Jogja One Day Tour Bantul

Rp1,400,000.00

KODE POSTING : JT-3373-2597-2287 JT-8835-0402-8187-P-140R

Description

PAKET WISATA JOGJA ONE DAY TOUR BANTUL

PAKET WISATA JOGJA ONE DAY TOUR BANTUL

( GRUBIKU TOURISM )

 

1 DAY TOUR JOGJA :
08.00  Penjemputan di hotel / residence  wilayah Jogjakarta

10.00  Hutan Pinus Mangunan11.00  Rumah Hobit / Songgo Langit

12.00  Jurang Tembelan

13.00  Pengantaran ke tempat makan siang

14.00  Makam Raja-Raja Imogiri

16.00  Pantai Parangtritis17.00  Gumuk Pasir

18.00  Kembali ke tempat penjemputan / Drop di Malioboro /           Singgah Di Posko GRUBIKU untuk Beli Oleh-oleh & Lihat Kesenian Tradisional Wayang Kulit ( Free )

 

Fasilitas Tour

–  Maksimal peserta 7 orang

–  Transportasi menggunakan mobil New Avanza / Xenia

–  Biaya sudah termasuk mobil, bbm, driver, parkir & tiket masuk tempat-tempat wisata

–  Apabila ada perubahan jumlah peserta & tujuan wisata harga akan menyesuaikan

–  Harga tidak berlaku saat high season (Lebaran, Natal & Tahun Baru)

 

Harga TourPAKET WISATA  JOGJA 1 HARI KELILING BANTUL
Harga JOGJA One Day Tour BANTUL JOGJA adalah:ONE DAY TOUR JOGJA

Rp 1.400.000,00 / Paket

 

Info Lebih Lanjut

 

Mengenal Tempat Wisata “
Lokasi Hutan Pinus Di Jogja – Wisata hutan pinus menjadi tempat yang cukup favorit di kalangan anak muda. Deretan pohon pinus yang menjulang tinggi memang cantik untuk background foto. Apalagi jika saat kabut datang di pagi hari, suasananya pun seperti hutan di Forks. Tak heran jika hutan pinus selalu menjadi lokasi favorit bagi para penggila selfie, pecinta fotografi bahkan untuk keperluan pre wedding. Kamu bisa membawa hammock untuk ayunan sambil menikmati sejuknya udara di bawah pohon pinus.
Hutan pinus umumnya berada di dataran tinggi. Kita bisa dengan mudah menemukanya di daerah Bandung, Bogor, Malang dan juga di Jogja. Meskipun Jogja bukan berada di dataran tinggi, namun kota gudeg ini dikelilingi oleh perbukitan yang banyak ditumbuhi pohon pinus. Kita bisa menemukan beberapa lokasi hutan pinus di Jogja seperti berikut ini.

1. Hutan Pinus Asri
Hutan pinus asri atau yang lebih dikenal dengan hutan pinus mangunan merupakan hutan di kawasan RPH mangunan, Bantul. Lokasinya tak jauh dari Kebun Buah Mangunan. Salah satu hutan pinus di jogja yang cukup populer ini sebagian besar ditumbuhi pinus perkusi. Selain itu ada juga pohon pohon seperti mahoni,kemiri, akasia, dan kayu putih. Lahan seluas 500 ha ini sekarang telah dipermak menjadi tempat wisata yang cukup favorit. Fasilitasnya cukup lengkap mulai dari tempat duduk, amphitheater hingga gardu pandang.

2. Puncak Becici
Lokasi hutan pinus di jogja selanjutnya yang tak kalah populernya adalah puncak becici. Bahkan tempat ini menjadi pernah disambangi oleh mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Puncak becici dipenuhi pohon pinus yang tumbuh dilahan seluas 4,4 hektar. Waktu yang tepat untuk datang kesini adalah saat sore hari. Pasalnya kamu bisa menikmati sunset dengan lanskap kota bantul hingga view candi prambanan. Puncak becici berada di di Desa Muntuk, Dlingo, Bantul. Ada dua rute untuk menucu puncak becici yakni via mangunan atau via jalan wonosari.

3. Hutan Pinus Pengger
Hutan pinus pengger merupakan salah satu hutan pinus di jogja yang sedang naik daun beberapa bulan belakangan ini. Pasalnya di lokasi hutan pinus pengger, kita bisa menikmati pemandangan city light saat malam hari. Di tambah lagi dengan beberapa spot foto yang instagenik seperti sarang burung hingga tangan raksasa. Oleh sebab itu foto foto keindahan pinus pengger kerap viral di media sosial. Hutan pinus pengger berada di Dusun Sendangsari, Desa Terong, Dlingo, Bantul, DIY.

 

4. Seribu Batu Songgo Langit
Selain pinus pengger, seribu batu songgo langit juga kerap menghiasi feed instagram. Wajar saja karena suasna di seribu batu songgo langit ini bak negeri dongen dengan bangunan bangunan yang unik. Salah satu spot yang menjadi favorit para pengunjung adalah rumah hobbit. Selain spot spot foto yang instagenik ada juga wahana yang menantang adrenalin seperti climbing dan flying fox.

 

5. Bukit Lintang Sewu
Lokasi hutan pinus di jogja yang terakhir adalah bukit lintang sewu. Selain menghadirkan gardu pandang unik, bukit lintang sewu juga memiliki hutan pinus. Tempatnya semakin fotoable dengan dihiasi payung warna warni. Bukit lintang sewu ini terletak di Dusun karangasem, Munthuk, Dlingo, Bantul.

 

6. Makam Raja-Raja Imogiri Bantul

Makam Imogiri merupakan komplek makam bagi raja-raja Mataram dan keluarganya yang berada di Ginirejo Imogiri kabupaten Bantul. Makam ini didirikan antara tahun 1632 – 1640M oleh Sultan Agung Adi Prabu Hanyokrokusumo, Sultan Mataram ke-3, keturunan dari Panembahan Senopati, Raja Mataram ke-1, dan merupakan bangunan milik keraton kasultanan.

Makam Imogiri terletak di sebelah selatan Kota Yogyakarta, kurang lebih 45 menit ke arah selatan perjalanan menggunakan kendaraan sendiri, atau bisa juga ditempuh dengan minibus dari Kota Yogyakarta langsung sampai lokasi. Makam ini terletak di atas perbukitan yang juga masih satu gugusan dengan Pegunungan Seribu.

Setelah Mataram terpecah jadi 2 bagian, yaitu Kasunanan di Surakarta dan Kasultanan di Yogyakarta, maka tata letak pemakaman dibagi 2, sebelah timur untuk pemakaman raja-raja dari Kasultanan Yogyakarta dan sebelah barat untuk pemakaman raja-raja dari Kasunanan Surakarta. Raja Mataram yang pertama dimakamkan di Imogiri yaitu Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Beliau yang memutuskan bahwa Imogiri menjadi makamnya kelak setelah beliau wafat. Hingga saat ini Raja Kasultanan Yogyakarta dan Surakarta yang wafat dimakamkan di sini. Di salah satu tangga ke makam ada sebuah nisan yang sengaja dijadikan tangga agar selalu diinjak oleh para peziarah yaitu nisan makam Tumenggung Endranata karena dianggap mengkhianati Mataram. Cerita lain menyebutkan bahwa yang dikubur di tangga itu adalah Gubernur Jenderal Belanda, JP Coen.

Selain menjadi tempat wisata sejarah, Makam Imogiri juga menjadi tempat wisata religius, yaitu sebagai tempat ziarah. Pada bulan Suro menurut kalender jawa, di makam ini dilaksanakan upacara pembersihan “nguras” Padasan Kong Enceh.

 

Tata cara memasuki makam di tempat ini adalah pengunjung diharuskan memakai pakaian tradisonil Mataram. Pria harus mengenakan pakaian peranakan berupa beskap berwarna hitam atau biru tua bergaris-garis, tanpa memakai keris, atau hanya memakai kain/jarit tanpa baju.

Sedangkan wanita harus mengenakan kemben.Selama berziarah pengunjung tidak diperkenankan memakai perhiasan. Bagi kerabat istana khususnya putra-putri raja ada peraturan tersendiri, pria memakai beskap tanpa keris, puteri dewasa mengenakan kebaya dengan ukel tekuk, sedangkan puteri yang masih kecil memakai sabuk wolo ukel konde.

 

7. Pantai Parangtritis Bantul

Pantai Parangtritis terletak 27 km selatan Kota Jogja dan mudah dicapai dengan transportasi pribadi maupun bis pariwisata. Sore menjelang matahari terbenam adalah saat terbaik untuk mengunjungi pantai paling terkenal di Yogyakarta ini. Namun bila Anda tiba lebih cepat, tak ada salahnya untuk naik ke Tebing Gembirawati di belakang pantai ini. Dari sana kita bisa melihat seluruh area Pantai Parangtritis, laut selatan, hingga ke batas cakrawala.
Pantai Parangtritis sangat lekat dengan legenda Ratu Kidul. Banyak orang Jawa percaya bahwa Pantai Parangtritis adalah gerbang kerajaan gaib Ratu Kidul yang menguasai laut selatan.
Ketika matahari sudah condong ke barat dan cuaca cerah, tibalah saatnya untuk bersenang-senang. Meskipun pengunjung dilarang berenang, Pantai Parangtritis tidak kekurangan sarana untuk having fun. Di pinggir pantai ada persewaan ATV (All-terrain Vehicle), tarifnya sekitar Rp. 50.000 – 100.000 per setengah jam.

Pilihan lainnya adalah naik bendi. Menyusuri permukaan pasir yang mulus disapu ombak dengan kereta kuda beroda 2 ini tak kalah menyenangkan. Bendi akan membawa kita ke ujung timur Pantai Parangtritis tempat gugusan karang begitu indah sehingga sering dijadikan spot pemotretan foto pre-wedding. Senja yang remang-remang dan bayangan matahari berwarna keemasan di permukaan air semakin membangkitkan suasana romantis.

Pantai Parangtritis juga menawarkan kegembiraan bagi mereka yang berwisata bersama keluarga. Bermain layang-layang bersama si kecil juga tak kalah menyenangkan. Angin laut yang kencang sangat membantu membuat layang-layang terbang tinggi, bahkan bila Anda belum pernah bermain layang-layang sekalipun.

Parangtritis located 27 km south of Yogyakarta and easily accessible by private transport and tourism buses. The afternoon before sunset is the best time to visit the most popular beach in Yogyakarta. But if you arrive more quickly, it could not hurt to go up to the Cliffs Gembirawati behind this beach. From there we could see the entire area of Parangtritis, the southern sea, up to the horizon.
Parangtritis very closely with the legend of the Queen of South. Many people believe that Parangtritis Java is magical kingdom Ratu Kidul gate which controls the southern ocean.
When the sun has been biased toward the west and the weather is sunny, it’s time to have fun. Although visitors are prohibited from swimming, Parangtritis not lack the means to having fun. On the beach there are rental ATV (All-Terrain Vehicle), the tariff is Rp. 50000-100000 for half hour.
Another option is riding the buggy. Down the sand surface smooth by the waves swept hansom 2 is no less enjoyable. The buggy will take us to the east end Parangtritis a cluster of coral so beautiful that spot often used as a pre-wedding photo shoot. Twilight dim golden sun and shadows on the water surface even evoke a romantic atmosphere.

Parangtritis also offers excitement for those who traveled with family. Kite flying with your baby is equally enjoyable. Very strong sea breeze helps to make a kite flying high, even if you have never played a kite though.

 

GUMUK PASIR PARANGKUSUMO BANTUL

Gumuk Pasir Parangkusumo berada di antara pantai Parangtritis dan Pantai Depok. Proses terjadinya gurun pasir ini tidak lepas karena adanya Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Kali Opak, Kali Progo dan Pantai Parangtritis. Gundukan pasir yang mengumpul merupakan material yang berasal dari abu vulkanik gunung yang terbawa oleh aliran Sungai Opak, Sungai Progo dan sungai-sungai lainnya hingga akhirnya sampai ke Pantai Parangtritis. Kemudian di sini material vulkanik tersebut terombang-ambing oleh ombak hingga akhirnya terkikis dan berubah menjadi debu-debu halus yang akhirnya sampai ke tepi pantai dan dengan mudah dapat diterbangkan oleh angin. Karena proses yang secara terus-menerus tersebutlah hingga terbentuk gundukan pasir yang terkumpul di daratan sepanjang pantai Parangtritis dan Pantai Depok. Gumuk Pasir Parangkusumo tersebut akhirnya semakin melebar dan tinggi akibat tiupan angin secara terus-menerus.

Gumuk Pasir Parangkusumo atau dikenal dengan padang pasirnya Yogyakarta terbentuk selama ribuan tahun. Selain objek wisata, gumuk pasir ini juga dijadikan objek penelitian. Bahkan rencanaya Gumuk Pasir Parangkusumo akan dimasukkan dalam daftar Unesco World Heritage karena merupakan fenomena alam yang tidak biasa dan hanya ditemukan satu-satunya di Asia Tenggara. Memiliki luas sekitar 2 km dari muara Pantai Parangtritis dan Pantai Depok menjadikan Gumuk Pasir objek yang indah bagi para fotografer. Area Gumuk Pasir Parangkusumo juga pernah dijadikan syuting film Wanita Berkalung Sorban, video klip Angnes Monica dan group band Letto. Tidak hanya itu, tempat ini juga dijadikan tempat pengambilan gambar untuk prewedding dan manasik haji sebagai contoh keadaan padang pasir di Mekah yang akan dirasakan oleh para rombongan haji.

Sebuah Kebahagiaan Jika Kita Dapat Berbagi Informasi Kepada Semua Sahabat Kita, Silahkan Klik And Share Icon Di Bawah Ini !!!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Paket Wisata Jogja One Day Tour Bantul”

Your email address will not be published. Required fields are marked *